IRAN MEMBANGGAKAN

Akhirnya ada juga tim asal benua Asia yang mampu mencapai babak semi-final kejuaraan hoki ruangan dunia. Beruntung dapat menyaksikan langsung peristiwa fenomenal tersebut dari tepi lapangan permainan. Sekaligus mengucapkan selamat kepada Shariatisaravi Hadi team manager Iran, figur yang penulis kenal baik sejak kejuaraan hoki ruangan Asia di Changhua Taiwan tahun 2014 lalu.

Iran membuktikan bahwa sebagai macan Asia mereka layak diperhitungkan. Pada laga babak perempat-final meski dengan cepat harus tertinggal 2 gol di menit – menit awal. Mereka mampu membalikan situasi untuk mengunci perlawanan Russia dengan skor akhir 8 – 5. Performa Iran banyak terbantu penampilan gemilang penjaga gawang Sasan Hatami Nejad yang tampil luar biasa. Entah apa jadinya nasib Iran tanpa pengawalan Goalie berusia 30 tahun dengan 20 Caps internasional tersebut.

Datang dengan materi pemain yang sebagian besar muka baru, konon kabarnya karena dampak konflik internal. Memperhatikan komposisi pemain bila tak salah ingat hanya 5 pemain ex piala Asia yang hadir di Leipzig (Sasan Hataminejad/GK,Chazanisharah Alireza/GK,Bahlooli Masoud,Navid Taherirad,Hamid Noraniyan).

Iran kali ini tidak diperkuat  oleh mesin gol Norouzadeh Reza,top scorer kejuaraan hoki ruangan Asia tahun 2014 lalu. Mereka maju perang dengan komposisi pelatih yang berbeda dibandingkan saat merajalela di Changhua. Di Leipzig Safei Esfandyar dipercaya menjadi peracik utama strategi Iran,menggantikan Nourani Rajab.

Demikianlah Iran memulai kampanye di Leipzig dengan tertatih- tatih. Pada hari pertama sebagai raja hoki ruangan Asia mereka harus mengakui keunggulan Austria dengan skor 7 – 2.  Nasib Iran semakin tak pasti. Juara bertahan Jerman melumat mereka pada laga kedua. Skor 11 – 3 memberikan gambaran signifikan jalannya laga yang tak berimbang.

Namun mereka kemudian menghidupkan peluang dengan meraih point kemenangan setelah mengalahkan Australia dengan skor 8 – 5. Berlanjut kemudian dengan catatan draw 3 – 3 dengan Republik Cheko. Meski dengan raihan point pas – pasan mereka lolos ke babak 1/4 final.

Andaikan nanti mereka gagal meredam Austria pada babak semifinal, pencapaian mereka kali ini tetap merupakan lompatan signifikan. Di Poznan Polandia 4 tahun lalu mereka hanya finish pada posisi peringkat 9 klasemen akhir.

1.K

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s