SNAPSHOT OUTDOOR FIELD HOCKEY SEA GAMES 2017

Berangkat dengan biaya mandiri Federasi Hockey Indonsia ( FHI ), induk organisasi resmi cabang olahraga hockey yang resmi diakui pemerintah. Meski minim pengalaman internasional, namun performa militan  yang didemostrasikan mereka di lapangan permainan, memberikan asa tersendiri bagi masa depan tim nasional.

Sepak terjang tim Outdoor Field Hockey negeri ini pada SEA Games ke 29 lalu, berujung pada peringkat 4 puteri dan peringkat 5 putera. Demikian hasil maksimal yang diraih. Stadion hockey Bukit Jalil Kuala Lumpur, menjadi saksi bisu arti sebuah totalitas,loyalitas,komitmen dan pengorbanan.

Advertisements

KEMASAN BARU OBCB 2017

zz42Setelah berkali – kali menjagokan Floating Camp sebagai Main Course, Outdoor Based Character Building (OBCB) tahun 2017 ini tampil beda. Tahun ini Orienteering dipilih menjadi roh kegiatan.

Memang bukan barang baru pada acara OBCB. Namun tahun ini dikemas berbeda, serius dan profesional. Penggunaan perangkat khusus, seperti orienteering punch device, adalah salah satu bukti dari tingkat keseriusan tersebut. Untuk kesekian kalinya pula, Waduk Jatiluhur yang terletak di Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten PurwakartaProvinsi Jawa Barat menjadi saksi bisu sebuah akselerasi progresif.

Bendungan terbesar di Indonesia tersebut punya panorama danau dengan luas 8.300 ha, lengkap dengan hutan konservasinya. Sebuah tempat “bermain” yang ideal, jarak tempuhnya dari kampus UNJ juga masih cukup masuk logika. Sebuah lokasi ideal yang sejak tahun 2007 silam dijadikan pilihan favorit, karena diyakini mampu mengakomodir berbagai aspek yang berhubungan dengan Outdoor Education.

Apa itu Orienteering?, Orienteering adalah aktifitas olahraga yang mana pesertanya menggunakan peta dan kompas untuk menemukan sejumlah lokasi kontrol di medan sebenarnya. Salah satu cabang olahraga outdoor yang membutuhkan kemampuan dan keterampilan navigasi. Sebuah aktifitas kegiatan berbasis outdoor yang menguji kemampuan navigasi, kecepatan, dan ketepatan. Peta dan kompas merupakan senjata utama, untuk menemukan titik-titik atau objek tertentu.

Demikianlah sembilan belas tahun sudah, konsep Outdoor Based Character Building (OBCB) menjadi Frame bagi kegiatan rutin tahunan pembinaan mahasiswa Fakultas Ilmu Olahraga (FIO UNJ). Tidak terasa pula telah 33 tahun, aktifitas di alam menjadi bagian dari proses pembinaan mahasiswa.

Kegiatan yang dahulu bernama Jambore dan bakti sosial mahasiswa tersebut, telah mengalami Metamorfosa. Sejak tahun 1998, konsepnya berganti menjadi sebuah Experiental Learning. Menjadi lebih bermakna dan sarat muatan edukatif, tentunya dengan tetap memanfaatkan alam sebagai media utama kegiatan.

SNAPSHOT OBCB FIK UNJ 2016

Lagu bagaikan awan-awan, sebagian lagi bagaikan air,” demikian kata Masanori Takahashi yang kemudian lebih populer dengan nama Kitaro. Musisi Instrumentalist legendaris beraliran New Age peraih Grammy Award. Salah satu mega karya  Kitaro, berjudul Silk Road yang dirilis pada tahun 1981, boleh jadi akan menjadi kenangan tersendiri bagi para peserta Outdoor Based  Character Building (OBCB) 2016.

Betapa tidak, jika di tengah keheningan malam di kedalaman hutan konservasi waduk Jatiluhur. Karya fenomenal Kitaro menjadi pilihan musik latar, pengantar prosesi penyalaan api unggun oleh Dekan FIK UNJ. Alunan musik multi instrumental Kitaro memiliki arti yang sangat dalam, menggiring pendengarnya seolah berada di suatu tempat yang belum pernah disinggahi.

Demikian penggalan kecil aktifitas OBCB FIK UNJ. Tiap generasi memang punya warna tersendiri. Demikian halnya dengan ritual tahunan yang pada dekade 80 sampai dengan penghujung dasawarsa 1990-an, dikenal dengan nama “Jambore Mahasiswa”. Sejak tahun 1998 lalu, kegiatan dengan media alam tersebut telah mengalami metamorfosa.

Nuansa yang diusung kini lebih bermuatan edukatif, dengan atmosfir yang jauh lebih kondusif. Konten implementasinya sarat muatan psikologis, dibingkai dalam atmosfir kompetisi sesuai dengan karakter fakultas.

Untuk kesekian kalinya pula Waduk Jatiluhur yang terletak di Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten PurwakartaProvinsi Jawa Barat. Menjadi pilihan tempat pagelaran even OBCB. Bendungan terbesar di Indonesia tersebut punya panorama danau dengan luas 8.300 ha, lengkap dengan hutan konservasinya.Sungguh sebuah tempat “bermain” yang ideal.

Letak geografis serta durasi waktu tempuhnya dari Ibukota relatif masuk logika, pilihan ideal bagi sebuah aktifitas edukasi berbingkai petualangan di alam terbuka. Rangkaian foto pada slide dibawah ini, bertutur banyak mengenai event OBCB FIK UNJ.