SNAPSHOT OUTDOOR FIELD HOCKEY SEA GAMES 2017

Berangkat dengan biaya mandiri Federasi Hockey Indonsia ( FHI ), induk organisasi resmi cabang olahraga hockey yang resmi diakui pemerintah. Meski minim pengalaman internasional, namun performa militan  yang didemostrasikan mereka di lapangan permainan, memberikan asa tersendiri bagi masa depan tim nasional.

Sepak terjang tim Outdoor Field Hockey negeri ini pada SEA Games ke 29 lalu, berujung pada peringkat 4 puteri dan peringkat 5 putera. Demikian hasil maksimal yang diraih. Stadion hockey Bukit Jalil Kuala Lumpur, menjadi saksi bisu arti sebuah totalitas,loyalitas,komitmen dan pengorbanan.

SENSASI MEDALI PERAK INDOOR HOCKEY.

“Freezing the Moment” perebutan medali emas Indoor Field Hockey. nomor pertandingan teranyar cabang olahraga hockey di SEA Games ke 29. Sebuah momentum historis bagi cabang olahraga hockey negeri ini. Demikianlah gedung megah berlabel Malaysia International Trade and Exhibition (MiTec) Centre Kuala Lumpur, menjadi “Battlefield” mencekam. Suguhan rentetan laga dramatis selama 5 hari, dengan klimaksnya pada tanggal 26 Agustus 2017.

Sesuai prediksi penulis, tim nasional hockey ruangan putera dan puteri negeri ini mampu berbuat banyak. Mereka tampil meyakinkan sepanjang rangkaian pertandingan “Round Robin System” babak penyisihan. Melaju dengan pasti menuju laga grand final, meski nasib kemudian berkehendak lain. Langkah mereka harus terhenti pada partai pamungkas. Demikianlah 2 medali perak adalah hasil maksimal yang dapat diraih dari negeri jiran. Sebuah catatan prestasi membanggakan yang pastinya akan cukup lama dikenang, terutama oleh para pelakunya.

 

 

 

 

SNAPSHOT – QUARTER FINAL INDOOR HOCKEY WORLD CUP 2015

Babak quarter final kejuaraan dunia hoki ruangan memang dahsyat. Leipzig Arena jadi saksi bisu dari sejumlah drama yang terjadi di lapangan permainan.  Rangkaian slide foto dibawah ini mungkin dapat bertutur banyak mengenai duel memperebutkan posisi terhormat pada babak semifinal.

This slideshow requires JavaScript.

OUTSIDE THE PITCH

Arena Leipzig, demikian nama tempat digelarnya kejuaraan hoki ruangan dunia. Bangunan megah multi-fungsi yang dibangun pada awal dekade 2000 tersebut punya kapasitas 8000 penonton. Selain menjadi saksi bisu even – even besar olahraga, arena Lepizig yang megah tersebut juga pernah menjadi panggung demostrasi kehandalan para musisi papan atas dunia. Sebut misalnya Shakira,Queen,Scorpions,Whitney Houston dan banyak lagi.

Selama berlangsungnya pertarungan para tim papan atas hoki ruangan dunia. Menarik pula disimak ragam kejadian yang terjadi diseputar Pitch lapangan permainan. Mulai dari ketegangan para Tactician menyaksikan strategi racikannya bergulir, mimik serius para juru foto, atau pula hebohnya para pendukung tiap tim. Rangkaian slide foto dibawah ini bercerita banyak mengenai sisi lain lapangan pertandingan. (Vatco)

This slideshow requires JavaScript.

IRAN MEMBANGGAKAN

Akhirnya ada juga tim asal benua Asia yang mampu mencapai babak semi-final kejuaraan hoki ruangan dunia. Beruntung dapat menyaksikan langsung peristiwa fenomenal tersebut dari tepi lapangan permainan. Sekaligus mengucapkan selamat kepada Shariatisaravi Hadi team manager Iran, figur yang penulis kenal baik sejak kejuaraan hoki ruangan Asia di Changhua Taiwan tahun 2014 lalu.

Iran membuktikan bahwa sebagai macan Asia mereka layak diperhitungkan. Pada laga babak perempat-final meski dengan cepat harus tertinggal 2 gol di menit – menit awal. Mereka mampu membalikan situasi untuk mengunci perlawanan Russia dengan skor akhir 8 – 5. Performa Iran banyak terbantu penampilan gemilang penjaga gawang Sasan Hatami Nejad yang tampil luar biasa. Entah apa jadinya nasib Iran tanpa pengawalan Goalie berusia 30 tahun dengan 20 Caps internasional tersebut.

Datang dengan materi pemain yang sebagian besar muka baru, konon kabarnya karena dampak konflik internal. Memperhatikan komposisi pemain bila tak salah ingat hanya 5 pemain ex piala Asia yang hadir di Leipzig (Sasan Hataminejad/GK,Chazanisharah Alireza/GK,Bahlooli Masoud,Navid Taherirad,Hamid Noraniyan).

Iran kali ini tidak diperkuat  oleh mesin gol Norouzadeh Reza,top scorer kejuaraan hoki ruangan Asia tahun 2014 lalu. Mereka maju perang dengan komposisi pelatih yang berbeda dibandingkan saat merajalela di Changhua. Di Leipzig Safei Esfandyar dipercaya menjadi peracik utama strategi Iran,menggantikan Nourani Rajab.

Demikianlah Iran memulai kampanye di Leipzig dengan tertatih- tatih. Pada hari pertama sebagai raja hoki ruangan Asia mereka harus mengakui keunggulan Austria dengan skor 7 – 2.  Nasib Iran semakin tak pasti. Juara bertahan Jerman melumat mereka pada laga kedua. Skor 11 – 3 memberikan gambaran signifikan jalannya laga yang tak berimbang.

Namun mereka kemudian menghidupkan peluang dengan meraih point kemenangan setelah mengalahkan Australia dengan skor 8 – 5. Berlanjut kemudian dengan catatan draw 3 – 3 dengan Republik Cheko. Meski dengan raihan point pas – pasan mereka lolos ke babak 1/4 final.

Andaikan nanti mereka gagal meredam Austria pada babak semifinal, pencapaian mereka kali ini tetap merupakan lompatan signifikan. Di Poznan Polandia 4 tahun lalu mereka hanya finish pada posisi peringkat 9 klasemen akhir.

1.K